Tulisan ini tentang perasaan disuatu senja, dibawah pohon yang terasa rindang kala itu, hanya kala itu. Tak sengaja aku melihat langit yang menghitam jingga, mengingatkan pada langit pikiranku yang kurasa tak jauh berbeda. kegelapan mulai melingkupi semua langit. Langit tempatku berdiri dan langit jiwaku.
Tapi aku percaya. Layaknya bumi memiliki belahan gelap dan terang, kuharap belahan jiwaku tetap terang.
Mungkin ini hanya cerita lama yang membosankan, terlalu lama sampai membuatku merasa bangka. Aku yakin aku pernah benderang.

dari bawah ini aku berharap tegar
memang mustahil untuk tegap
apalagi yang bisa dicoba?

mama lilin malamku
penghangat dalam ketakutanku
melelehkan semua gelisah
aku merindukanmu mama
bukan hanya hangatmu
lebih dari itu





bagaiman harus kuatakan
kau selalu melihatku
bagaimana harus kusamapaikan
kau sealu mengerti tanpa perlu tau